Menentukan Target Market
March 26, 2009
Sering kali kita mendifinisikan target market event kita sebagai audiense umum, kita ingin semua orang datang ke event kita, bahkan kita yakin para calon sponsor senang degan definisi umum seperti itu. Namun perlu kita ketahui, menurut perinsip pemasaran, tidak ada perusahaan yang memiliki uang atau sumber daya lainnya untuk menjangkau seluruh pasar secara efektif. Jadi tugas kita adalah menentukan dan memprioritaskan siapa saja target market tersebut, agar kita bisa memaksimalkan keberhasilan program pemasaran event kita.
Target market kita ditentukan melalui dua kriteria, yaitu :
1. Demografis.
Inilah data mengenai seseorang atau peta market seperti umur, jenis kelamin, status perkawinan, punya anak atau tidak, dimana mereka tinggal, status pekerjaan dan jumlah penghasilan, juga informasi lebih spesifik seperti apakah memiliki handphone lebih dari satu atau tidak, seberapa sering keluar negeri dan lain sebagainya.
2. Psikografis
Inilah data mengenai market yang berhubunga dengan mengapa orang melakukan sesuatu, apa yang memotivasi mereka lebih memilih suatu produk dibanding produk lainnya, serta berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan seputar gaya hidup, dan sebagainya. Contoh kata-kata yang bisa menggambarkan peta market secara psikografis antara lain; aktif, berorientasi pada nilai uang, berorientasi pada kualitas, feminis, berani mengambil resiko, tanggung jawab kepada lingkungannya, macho, penghemat, dan lain sebagainya. Kreteria psikografis merupakan faktor paling penting dalam menentukan target market.
Target market adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan profil demografis dan psikografis. Kita mugkin mempunyai beberapa target market, beberapa diantaranya sangat berbeda satu sama lain dari segi demografis maupun psikografis. Gabungan target market di sebut audiens. Jangan keliru dengan istilah-istilah diatas karena perbedaan tersebut akan menjadi sangat penting pada saat menentukan calon sponsor yang akan dijadikan sasaran pencarian sponsorship.
Setelah bisa menentukan target market maka kita akan menemukan market seperti apa dan predikis jumlah market yang akan ikut berpartisipasi pada event kita, contoh diagram sebagai berikut :
Dari kelompok di atas upaya pemasaran diprioritaskan untuk kelompok yang ditengah, kelompok ini paling efektif dari segi biaya untuk dijadikan sasaran pemasaran. Semakin kecil kemungkinan suatu kelompok untuk hadir semakin mahal dan sulitlah upaya memasarkan sesuatu kepada mereka dan jenis eventnya pun akan sedikit exlusif.












(4 votes, average: 4.00 out of 1)




wow..artikel yg bagus !!
Tengkyu
sip sip..jd + gampang bikin data target market
OK….
Mudah-mudahan bermanfaat
Bang Boghen ini memang jagonya soal beginian…
sukses terus Bang…
emang seringkali susah menentukkan target market yang benar-benar mengena..pengin ke yang ini,,tapi takut yang itu nggak tertarik..
pada akhirnya ada hubunganya jga yah sama FOKUS..
hehehe..
trims bang buat nice tipsnya
Terimakasih mas Ary, memang pada akhirnya memang harus FOKUS dan KONSISTEN seperti tulisan mas Ary mengenai “Bersyukur dan konsisten”
Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat
mas, to the point j y,,,
aq lg btuh bgt refrensi business plan untuk membangun sebuah EO baru,,,,aq lg TA, awl bulan juli nanti aq sidang, tp smp skrg msh mentok nih,,,,,,,,cz business plan’ny ad 2. satu untuk membangun EO, dan 1 lg untuk proposal event’ny,,,,
tlg bgt y mas,,,,,,,,bantu aq,,
slm knal,
zoya
Sebelum membuat bisnis plan sebaiknya zoya menentukan dulu core bisnis eonya dan kekuatan apa yang dimiliko zoya, setelah itu baru kita bisa menentukan business plannya. Kalau untuk proposal kita lagi menyiapkan datanya, nanti bisa di download disini.
Terimakasih
Very nice….
Artikelnya sangat bermanfaat..minta izin sy copas ke website sy..
terima kasih..silahkan !!
kren buanget,, thx